Kepulauan Sula – Sejumlah elemen masyarakat mendesak Ketua DPW PKB Maluku Utara, Jasri Usman, untuk segera melakukan evaluasi terhadap Ketua DPC PKB Kabupaten Kepulauan Sula, Armin Soamole, menyusul munculnya dugaan keterlibatan dalam persoalan pengelolaan Dana Desa Wailoba. Kamis (06/08/2026)”.
Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk harapan agar PKB menjaga integritas organisasi serta merespons setiap persoalan yang menjadi perhatian publik secara transparan dan sesuai mekanisme internal partai.
Menurut masyarakat Sahdola Teapon “evaluasi internal penting dilakukan apabila terdapat kader partai yang menjadi sorotan publik, sehingga hilang kepercayaan masyarakat terhadap partai PKB”
Masyarakat berharap DPW PKB Maluku Utara dapat menyikapi persoalan ini secara objektif, profesional, dan terbuka, serta mengambil langkah tegas sesuai ketentuan organisasi.
Selain meminta evaluasi internal partai, warga juga mendesak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Wailoba Tahun Anggaran 2021–2022. Masyarakat berharap hasil audit dilakukan secara transparan dan dapat diketahui publik sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula dan Kepolisian, menindaklanjuti setiap laporan atau informasi yang ada melalui proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah.
Masyarakat berharap seluruh proses dilakukan secara terbuka demi memberikan kepastian hukum, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="1280" height="913" loading="lazy"/>













