KEPULAUAN SULA, MALUKU UTARA — Kecelakaan laut (lakalaut) terjadi sekitar pukul 12.00 WIT. fiber Selvi 01 pengangkut kopra yang membawa 62 karung kopra dari Desa Paslal, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, yang di oprasikan oleh dua orang yakni Pak Faisal dan pak adin umahuk yang merupakan wakrga desa paslal,menuju Sanana, mengalami musibah setelah dihantam ombak besar dan angin kencang di perairan depan Desa Fukweu. Kamis (01/10/2026),”
Akibat hantaman ombak dan angin kencang, seluruh muatan sebanyak 62 karung kopra tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.
Sementara fiber yang dilengkapi dua mesin 40 PK sempat berhasil dievakuasi dan ditarik menggunakan fiber milik warga menuju Desa Paslal. Namun, dalam perjalanan, fiber tersebut kembali dihantam ombak besar hingga akhirnya tenggelam di perairan depan Desa Waitulia.
Berkat bantuan warga setempat, proses evakuasi kembali dilakukan dengan menggunakan tiga buah fiber. Setelah melalui proses yang cukup berat, fiber tersebut akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.58 WIT.
Namun, kondisi fiber mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, sementara dua mesin mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Faisal selaku pemilik fiber berharap pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dapat memberikan perhatian terhadap musibah yang dialaminya.
“Saya selaku masyarakat biasa berharap ada uluran tangan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula,” ujar Faisal.
Musibah tersebut mengakibatkan kerugian berupa hilangnya seluruh muatan kopra serta kerusakan fiber dan dua mesin. Faisal berharap pemerintah dapat melihat kondisi yang dialaminya dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.
Media Mauindah.com akan terus memantau perkembangan informasi terkait musibah laut tersebut, termasuk upaya penanganan dan perhatian pemerintah terhadap korban.

" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="1280" height="913" loading="lazy"/>












