SANANA — Keluhan masyarakat Desa Wailoba, Kabupaten Kepulauan Sula, kembali mencuat. Warga mengeluhkan kondisi pelayanan pemerintahan desa yang dinilai tidak berjalan maksimal karena Kepala Desa Idham Usia disebut sudah hampir dua tahun jarang berada di desa dan tidak aktif berkantor. Sabtu (08/08/2026).
Kondisi tersebut, menurut keluhan warga JM Janawia Buamona “kondisi hilangnya Idham Selaku Kades,berdampak pada berbagai urusan administrasi masyarakat. Kami kesulitan mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan dokumen maupun pengurusan administrasi di tingkat desa”.
Tak hanya kepala desa, warga juga menyoroti keberadaan bendahara desa yang disebut jarang berada di desa, sementara Sekretaris Desa (Sekdes) juga disebut lebih sering berada di kebun sehingga pelayanan pemerintahan desa dinilai semakin tidak maksimal.
“Kami sudah cukup menderita. Tolong pemerintah segera ganti Kepala Desa. Desa kami seperti tak bertuan,” demikian keluhan yang disampaikan masyarakat Wailoba.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula segera turun tangan untuk mengevaluasi kondisi pemerintahan Desa Wailoba. Mereka meminta agar keberadaan kepala desa, bendahara, serta perangkat desa lainnya diperiksa dan dipastikan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya sesuai ketentuan.
Masyarakat menegaskan, mereka membutuhkan pemerintahan desa yang hadir, aktif memberikan pelayanan, transparan, dan mudah ditemui ketika warga membutuhkan pengurusan administrasi.
Karena itu, warga meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan keluhan tersebut dan segera mengambil langkah sesuai hasil evaluasi serta aturan yang berlaku.

" alt="banner 728x90" title="banner 728x90" width="1280" height="913" loading="lazy"/>













